DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Kepala Daerah di Sulawesi Selatan Sambut Baik Uji Coba Pesawat Amfibi di CPI Makassar

image
Uji coba pesawat amfibi atau seaplane yang direncanakan akan menjadi moda transportasi antar pulau di Sulsel, diluncurkan langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel, serta sejumlah bupati dan wali kota di perairan kawasan CPI, Makassar, Senin , 11 Agustus 2025. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

ORBITINDONESIA.COM - Sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan, khususnya pada daerah yang memiliki pulau menyambut baik uji coba pesawat amfibi (seaplane) sebagai solusi terhadap akses wisata, layanan kesehatan hingga gerakan sosial pada wilayah kepulauan.

Peluncuran seaplane ini dihadiri langsung Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel, serta sejumlah bupati dan wali kota di perairan kawasan Central Point of Indonesia (CPI) Makassar, Senin.

Bupati Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali menilai keberadaan seaplane dan water aerodrome di Sulawesi Selatan ini berdampak besar, tidak hanya bagi sektor ekonomi dan pariwisata, tetapi juga kemanusiaan.

Baca Juga: Diolok-olok Crazy Oleh Anak-anak di Lokasi Wisata di Maros Sulawesi Selatan, Turis Polandia Ini Mengamuk

“Banyak warga kami yang harus dirujuk dari pulau-pulau kecil ke Selayar lewat jalur laut, yang berisiko tinggi, apalagi bagi pasien sakit. Dengan seaplane, rujukan medis menjadi jauh lebih aman dan cepat,” ungkapnya.

Selain itu, Natsir menyebut potensi wisata Taman Nasional Taka Bonerate, yang memiliki karang ketiga terbesar di dunia, akan semakin mudah diakses.

“Selama ini akses menuju Taka Bonerate sulit. Dengan adanya fasilitas ini, kami optimistis kunjungan wisata akan meningkat,” katanya.

Baca Juga: Sekitar 20 Ribu Pengunjung Padati Pembukaan Festival Beautiful Malino di Gowa, Sulawesi Selatan

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan harapan serupa. Ia menekankan manfaat seaplane untuk mempercepat distribusi bantuan sosial ke wilayah kepulauan yang selama ini memerlukan waktu 5–7 hari menggunakan kapal.

“Bagi masyarakat miskin di pulau yang bergantung pada pasokan beras, kecepatan distribusi sangat penting. Selain itu, layanan pendidikan dan kesehatan juga akan lebih maksimal,” ujarnya.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mengatakan peran strategis kotanya sebagai pusat (hub) transportasi laut dan udara di Sulsel.

Baca Juga: Wagub Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi: Donat Tuli Wujud Kemandirian Difabel yang Menginspirasi

“Kami akan menyiapkan infrastruktur pendukung agar konektivitas pulau ke pulau, kabupaten ke kabupaten, dan destinasi wisata berjalan lancar. Makassar menjadi simpul utama dari seluruh rute ini,” ucapnya.

Halaman:

Berita Terkait