DECEMBER 9, 2022
Nasional

Prasetyo Hadi: Presiden Prabowo Pilih Tak Kenakan Pakaian Adat di Sidang Tahunan MPR RI

image
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan seusai menghadiri agenda Sidang Tahunan MPR dalam rangka HUT Ke-80 Kemerdekaan RI, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025. (ANTARA/Andi Firdaus)

ORBITINDONESIA.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden RI Prabowo Subianto tidak mengenakan pakaian adat saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025.

Menurut Prasetyo Hadi, keputusan Presiden Prabowo menggunakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) bukan berarti mengurangi penghormatan terhadap budaya daerah.

“Substansinya bukan di situ ya, bukan berarti tidak menghormati, tidak. Ini hanya masalah kebiasaan dan berdasarkan undangan dari pihak MPR juga di situ tidak mewajibkan untuk mengenakan pakaian adat,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi: Penyelenggaraan Haji ke Depan Diurus BP Haji, Tunggu RUU Haji

Dia memastikan bahwa Presiden tetap akan mengenakan pakaian adat pada upacara peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2025.

“Daerahnya? Oh, jangan dong, ada beberapa alternatif. Biar itu jadi surprise,” kata Prasetyo saat ditanya jenis pakaian ada yang akan dikenakan Presiden.

Prasetyo menambahkan, pakaian adat tersebut akan digunakan saat rangkaian acara di Istana, bukan pada agenda Sidang Tahunan MPR maupun pidato kenegaraan Presiden saat penyampaian laporan atas RUU APBN 2026.

Baca Juga: Prasetyo Hadi: Istana Adakan Karnaval Rayakan HUT RI dengan Pawai Dilepas Presiden Prabowo

Tradisi penggunaan pakaian adat daerah oleh Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR mulai menjadi sorotan publik sejak era Presiden ke-7 Joko Widodo.

Sejak pertama kali menghadiri sidang tersebut pada 2017, Jokowi secara konsisten mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Tradisi ini dimaksudkan untuk menampilkan kekayaan budaya nusantara di forum kenegaraan yang disaksikan luas oleh masyarakat, sekaligus sebagai bentuk apresiasi negara terhadap keberagaman suku dan tradisi di Tanah Air.

Baca Juga: Juru Bicara KPK Budi Prasetyo: Bupati Pati Sudewo Termasuk Pihak yang Diduga Terima Suap Pembangunan Jalur Kereta Api

Setiap tahun, pilihan busana adat Jokowi selalu menjadi topik hangat, media massa maupun media sosial, karena kerap disertai cerita dan makna filosofis di baliknya.

Halaman:

Berita Terkait